Ahok Mengancam untuk Memecat Para Lurah Jakarta
Kabar berita Indonesia terbaru dimana Ahok menuntut agar para Lurah di Jakarta lebih mengawasi wilayahnya masing-masing dan mengurus daerah wilahnya dengan benar dan sebaik-baiknya dimana hal ini terjadi menyusul merebaknya penjualan ayam tiren atau bangkai ayam di Jakarta secara bebas sehingga Ahok mencoba memberi tekanan kepada setiap lurah.
Sistem pemerintahan di Indonesia semakin ketat, mungkin karena ekonomi semakin sulit sehingga membuat semua peraturan berubah bahkan bapak Ahok memberikan ultimatum kepada para Lurah yang tidak memperhatikan lingkungnanya dengan ancaman pemecatan.
Terlihat wajah Ahok sangat serius memberikan sanksi ini kepada beberapa lurah yang ada disekitar wilayah Jakarta sehingga membuat beberapa lurah was-was akan beberapa hal ancaman yang diberikan olehnya.
Bapak Ahok pun berkata,
“Kalau lurah enggak peduli akan wilayahnya dab tidak bejus mengurus wilayah kekuasannya akan kita akan pecat langsung,” kata Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Selasa (22/12), di Balaikota Jakarta kemarin.
Pada topik permasalahan kali ini Ahok menjelaskan, maraknya peredaran ayam tiren di Jakarta bukan karena Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI kekurangan orang dalam mengawasi peredaran pangan. Katanya, itu lantaran kurang awasnya lurah terhadap tindakan kriminal didaerahnya.
Ahok pun berkata, “Konyol saja, jadi si lurah harus tahu wilayahnya. Saya sudah sampaikan SKPD adalah konsultan dan kontraktor,” katanya.
Ahok mengatakan lurah bisa saja mememcat oknum RT dan RW yang tidak melaporkan kejadian di wilayahnya kepada atasan. Hal itu, lanjutnya, sudah berpayung hukum melalui pergub sehingga tidak ada lagi alasan bagi SKPD.
“Kalau alasan terus kan kita sudah setahun bicara ini, ya kita akan ganti habis-habisan,” katanya.

0 komentar:
Posting Komentar